Manchester United (1902-1908): Seputar Kali Pertama Juara Liga Inggris

6 Aug 2016

Manchester United adalah nama baru (suksesi) untuk klub Newton Heath. Pergantian nama ini terjadi pada awal tahun 1902. Manchester United memulai kompetisi pada musim 1902/1903 di Divisi-2 Liga Inggris menggantikan posisi Newton Heath. Pada musim pertama Manchester ini memperkenalkan jersey warna merah-putih (yang masih digunakan hingga ini hari). Manchester United langsung mengusung target masuk ke Divisi-1 (liga utama).

Newton Heath terakhir ikut kompetisi pada musim 1900/1901). Klub ini bangkrut, lalu mendapat suntikan modal baru dari sejumlah investor baru. Newton Heath sendiri didirikan 1878 di Newton Heath. Manchester.

Pada musim pertama. Manchester United kesulitan dan hanya duduk di peringkat kelima di akhir kompetisi. Pada musim berikutnya (1903/1904), Manchester United meski telah naik ke posisi ketiga klassemen akhir, namun beluim berhasil masuk ke Divisi-1. Klub yang dipromsikan adalah dua teratas yang merupakan pesaing utama Manchester United, yakni Preston North End dan Woolwich Arsenal.

Preston Nort Enda dua musim di Divisi-2 yang terdegradasi pada musim 1900/1901. Preston Nort End pernah menjuarai liga sebanyak dua kali sejak 1888 (awal dimulainya liga). Dalam kurun yang sama: Aston Villa (lima kali), Sunderland (empat kali) dan Everton, Sheffield United, dan Liverpool masing-masing satu kali. Liverpool sendiri baru menjuarai liga pada musim 1900/1901 (saat Preston Nort End terdegradasi).

Manchester United di dalam Divisi-2 terseok-seok pada musim 1904/1905. Namun demikian, Manchester United masih bisa tersenyum karena menduduki posisi ketiga di Piala Liga, di bawah Bolton W dan Liverpool (juara). Pada musim berikutnya (1905/1906) terjadi perubahan di dalam tim dengan memasukkan pemain baru. Hasilnya langsung terasa dan menduduki posisi kedua di dalam klasemen akhir. Ini berarti Manchester United akan promosi ke Divisi-1 (utama) pada musim berikutnya.

Pada musim 1905/1906 yang menjadi juara di Divisi-1 adalah Liverpool. Pada peringkat kedua adalah Preston North End yang disusul Sheffield di peringkat ketiga.

Pada musim pertama Manchester United di Divisi-1 (utama) masih kesulitan dan hanya bertengger di peringkat kedelapan. Yang menjadi juara 1906/1907 adalah Newcastle United kemudian peringkat kedua dan ketiga ditempat oleh Everton dan Aston Villa. Ini berarti Newcastle United menjadi juara untuk kali kedua, dimana dua musim sebelumnya (1904/1905) gelar juara direbut. Pada musim 1905/1906 yang menjadi juara adalah Liverpool.

Pada musim 1907/1908 akhirnya Manchester United mampu menjadi juara kompetisi. Aston Villa yang pernah menjuarai kompetisi sebanyak lima kali berada di peringkat kedua. Sedangkan tetangganya The Mancunian (julukan lama The Red Devil) Manchester City hanya berada pada peringkat ketiga. Manchester City belum pernah meraih juara. Dengan demikian, Manchester United adalah klub pertama yang meraih juara dari wilayah Manchester.

Sebagaimana Manchester United yang berganti nama pada tahun 1902, Manchester City juga merupakan nama baru. Sejak tahun 1894 Ardwick diubah namanya menjadi Manchester City. Ardwick adalah area dalam kota, sedangkan Newton Healt area jauh fari tengah kota Manchester. Karena itu julukan Manchester City muncul sebagai The Citizens.

Untuk sekadar diketahui, data-data yang disajikan di atas diambil dari surat kabar yang terbit di Batavia, bernama Algemeen Handelsblad. Surat kabar ini secara intens menyajikan berita kompetisi sepakbola di Inggris bahkan sejak pertama kali liha Inggris digulirkan pada tahun 1888. Oleh karenanya para ‘gibol’ di Jakarta pada zaman doeloe tidak berbeda jauh pengetahuan mereka dengan para gibol yang sekarang tentang klub-klub liga Inggris termasuk di dalamnya Manchester United.

 

*Dikompilasi oleh Akhir Matua Harahap berdasarkan sumber-sumber tempo doeloe.


TAGS Manchester United sepakbola


-

Profil Penulis

akhirmh@yahoo.com

Bergabung dengan Blogdetik sejak 4 Juni 2008, menulis blog di waktu luang. Satu dasawarsa terakhir mempelajari ekonomi, industri dan bisnis sepakbola. Untuk lebih memahami topik sepakbola tersebut, sedang mempelajari sejarah sepakbola di Indonesia.

Follow Me